Monday, September 15, 2008

Arti Sebuah Persahabatan

Mungkin engkau tak pernah tahu dengan sosok sebuah “SAHABAT”. Menurut kalian, apa yang dapat di artikan dari sebuat kata “SAHABAT”. Seperti apa makna dari kata yang terus diagungkan itu? Seperti bunga dengan tangkaikah, yang selalu melengkapi? Seperti bintang dan rembulan, yang selalu ada tuk dipandangii? Ataukah seperti mawar dengan duri, yang selalu melindungi. Tapi “SAHABAT” itu seperti api. Suatu saat dapat lindungimu dari dingin malam. Suatu saat dapat bantumu berjalan saat gelap. Hanya harus kamu ingat bahwa api dapat membunuhmu.

Seberapa percaya engkau dengan “SAHABAT”mu. Seperti cahayakah, yang selalu terangimu? Atau seperti wangi melati yang selalu tenangkanmu? Tapi ingatlah, bahwa “SAHABAT” itu seperti malam. Yang dapat sesatkanmu dengan gelapnya. Mungkin dia juga dapat menyakitimu dengan dinginnya.

Seberapa tahu engkau tentang “SAHABAT”mu. Sedalam lautan disamuderakah? Atau setinggi bintang –bintang di angkasa? “SAHABAT” itu seperti air. Ia dapat segarkanmu saat dahaga. Ia begitu tenang dan dingin,sedingin air di telaga. Ia dapat memperindahmu seperti embun yang menetes di kuncup bunga. Tapi harus kau ingat bahwa setenang air, ia dapat hanyutkanmu seperti air bah yang deras atau akan menenggelamkanmu seperti laut yang sangat dalam.

Serindu apa engkau mendambanya? Sebahagia apa engkau menyambutnya? Apakah engkau selalu mengagungkannya? Kau tak pernah sadar, kalau kalian pernah saling mencaci. Kalau kalian pernah saling menutupi. Suatu rahasia yang akan buat kalian saling membenci. Mungkinkah persahabatan itu abadi? Perjalanan hidup ini panjang, sepanjang mimpi yang tak pernah usai. Saat kau terlelep, tertidur dengan sejuta harapan. Hidup dan kehidupan ini misteri, yang tahu hanya kau sendiri.

Terkadang sahabat itu seperti bayangan. Ada saat terang dan hilang saat gelap. Suatu paradigma yang lama tapi belum melekat di hati kita. Sahabat yang baik adalah orang yang slalu ada saat kita merasa susah dan kita tidak pernah menemukannya saat kita senang. Seberapa dalamkah kita menilai seorang sahabat itu, tapi kita tidak akan pernah tau apa yang dia pikirkan dan yang dia kenal dari kita.

Persahabatan hanyalah suatu kebutuhan, dimana kita hidup tak harus sendiri menanggung beban dihati. Karena kita adalah makhluk sosial yang selalu haus akan hubungan sosial. Tapi yang perlu kau tahu, jangan pernah salahkan mereka ketika kau sakit. Jangan pernah acuhkan mereka saat kau terluka karena cinta. Karena mereka selalu ada dengan kekurangan mereka. Mereka selalu tahu dengan beban dipundakmu. Karena sahabat selalu disisimu.

Jadilah kita seorang yang selalu ada saat sahabat membutuhkan kita, dan pilihlah sahabat yang selalu ada saat kita membutuhkannya. Jangan pernah kita memaksakan keidealisan kita pada orang lain yang kita anggap sahabat, karena itu akan mengahancurkan persahabatan itu sendiri. Biarkan sikap idealis muncul dalam dirinya dan kita, biarkan keegoisannya dan keegoisan kita tetap ada. Sebab dengan demikian kita akan jauh lebih mengenalnya dan begitu pula sebaliknya. (by my best friend "TAUFIK DALIMUNTE")

No comments: